//Prosedur Pelayanan Mediasi oleh IMN

Prosedur Pelayanan Mediasi oleh IMN

2014-02-06T20:23:36+00:00 May 23rd, 2012|Mediasi|

PROSEDUR PELAYANAN MEDIASI OLEH  IMN 

TAHAP I : PRA MEDIASI

  1. Mendapatkan mandat (tertulis) dari para pihak;
  2. Mempelajari kasus (assessment);
  3. Pertemuan awal, untuk membahas dan menyepakati :
    1. MoU (Memorandum of Understanding) dimulai mediasi, isinya : Komitmen tertulis para pihak untuk menempuh mediasi dan tidak melakukan upaya lain di luar proses mediasi;
    2. Aturan main (code of conduct) mediasi,  isinya :  (a) siapa saja perwakilan resmi kedua pihak (tim negosiator), (b) pihak luar yang bisa hadir (peninjau),  (c) estetika selama mediasi, (d) hak dan tanggung jawab ; (e) lamanya mediasi akan berlangsung,  (f) pembiayaan,  (g) upaya lain jika kesepakatan tidak tercapai. 

TAHAP II: PERTEMUAN-PERTEMUAN MEDIASI

  1. Mediator menyampaikan undangan tertulis kepada para pihak;
  2. Pertemuan Mediasi :
    1. Mediator membuka acara dan mengecek kehadiran para pihak (negosiator) dan peninjau serta pihak lain (undangan);
    2. Membacakan ulang aturan main;
    3. Menyepakati agenda pertemuan serta lamanya pertemuan;
    4. Penyampaian opsi atau tuntutan;
    5. Gap menjadi rumusan masalah bersama;
    6. Pertemuan terpisah (caucus meeting);
    7. Meminta pendapat peninjau;
    8. Meminta pendapat ahli;
    9. Kesepakatan antara (berita acara);
    10. Kesepakatan akhir atau final (memorandum of agreement).

 TAHAP III: PASCA MEDIASI

  1. Memperkuat Kesepakatan (akta bawah tangan, akta otentik, gugatan-putusan pengadilan);
  2. Rencana Kerjasama berkelanjutan (jangka panjang);
  3. Pencegahan konflik baru;
  4. Monitoring pelaksanaan kesepakatan.

 

ALUR PROSES LAYANAN MEDIASI OLEH IMN

 

Alur Proses Layanan Mediasi

Alur2 Proses Layanan Mediasi

Leave A Comment

three + 3 =